Bulan: Mei 2015

Deg-degan, Pertama Kali Pegang Laptop

Cingebul.desa.id – Kendati bertajuk Festival Teknologi Informasi, yang berkonotasi  ‘high performance’ Festivalmrica tetap tidak melupakan kelas komputer dasar. Kelas pengenalan komputer dan laptop ini diperuntukkan bagi perangkat dan peserta Festivalmrica yang ‘baru’ belajar komputer. Salah satu peserta, Ahmad Sadzali (55) mengaku baru pertamakali mengoperasikan komputer jinjing alias laptop. Pada awalnya, ia merasa bakal kesulitan. Namun nyatanya setelah dicoba ia bisa menyalakan dan mematikan laptop dalam beberapa menit saja. “Ya, wong baru pertama kali pegang. Jadinya deg-degan. Tapi setelah mencoba ternyata bisa kok,” tukas Kayim desa ini. Sadzali bersama belasan peserta lainnya merupakan peserta kelas IT dasar yang memulai pembelajaran dari...

Read More

Dipertan Banyumas Dukung Cingebul Jadi Sentra Merica Terpadu

Cingebul.desa.id – Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Banyumas, Jawa Tengah mendukung upaya Desa Cingebul membangun sentra merica terpadu. Dukungan diwujudkan dengan rencana pemberian bantuan benih dan pelatihan budidaya merica. “Kami siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat Cingebul untuk membangun sentra merica terpadu,” ujar Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Banyumas, Wargianto, saat mengikuti outbond di perkebunan merica pada gelaran Festivalmrica Cingebul 6-7 Mei lalu. Wargianto mengatakan Dinas Pertanian bakal menyediakan benih berkualitas dan pelatihan budidaya merica dalam tahu  anggaran 2016. Kendati demikian, sesuai prosedur, Pemerintah Desa Cingebul musti membuat proposal pengajuan. “Ya semuanya harus ada prosedurnya. Namun intinya kami siap,” tegasnya. Sementara, Kepala...

Read More

Seni budaya kuda kepang

Cingebul adalah salah satu bagian dri Kec. Lumbir Kab. Banyumas paling ujung dsebelah Barat berbtasan dengan wilayah Kab. Cilacap. Tepatnya dgrumbul Panusupan ds. Cingebul ini sudah hmpir puluhan tahun turut andil dlam melestarikan budaya, jelasnya seni budaya kuda kepang. Personil / panayagan yg memang asli penduduk desa Cingebul. Dan setiap tahunnya ikut memeriahkan peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan...

Read More

KAMIS BANYUMASAN

Jika penggunaan pakaian berdesainkan seperti bangsa asing semakin banyak, saya khawatir, suatu hari nanti kita menjadi bangsa yang punah. Kekhawatiran itu dalam tulisannya, “Bangsa yang Terjajah”. Kekhawatiran itu cukup beralasan ketika melihat kenyataan di lapangan penggunaan pakaian kini begitu maraknya muda-mudi mengenakan pakaian dengan mengumbar aurat. Upaya menghidupkan kembali berpakaiaan adat memang merupakan tantangan berat bagi para tokoh pemuka masyarakat. Terlebih tayangan acara televisi yang saat ini kian merusak moral anak bangsa. Kita tak bisa menutup mata bahwa di Negara Indonesia tercinta ini, kurangnya kesadaran masyarakat kita terhadap keberadaan budaya di Negri ini sehingga seringkali dipandang sebelah mata. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut jika pakaian adat  tak ingin punah. Jika persoalan ini sepenuhnya dilimpahkan kepada tokoh pemuka  masyarakat saja, sungguh tidak bijaksana. Perlu adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, bahkan orang tua untuk mengatasi persoalan ini. Pemerintah melalui DPR(D) / Bupati kini mengeluarkan undang-undang yang memihak bagi pelestarian Pakaian adat Banyumas dan menggunakan bahasa daerah banyumasan yang sudah diberlakukan setiap hari Kamis. Dan yang tak kalah penting adalah peran orang tua. Orang tua perlu memperkenalkan cara berpakaian yang sesuai dengan nilai-nilai adab/sopan santun sebagai kebiasaan dalam berpakaian sehari-hari kepada putra-putrinya. Orang tua tak perlu minder mengajari anaknya untuk mengkomunikasikan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Jika upaya-upaya tersebut dapat dilaksanakan, bukan mustahil para muda-mudi akan kembali dengan memakai baju adat walaupun tidak mengenakan seperti halnya pakaian adat yang betul-betul...

Read More

Seni Terbangan Warnai FestivalMrica

cingebul.desa.id – Dalam rangka memeriahkan acara Festival Mrica, Grup Terbangan / Shalawatan An-Nur Desa Cingebul ikut ambil peran untuk mengisi kegiatan pada malam kamis, 6 Mei 2015. Grup Terbangan An-Nur adalah salah satu grup kesenian bernafaskan Islam yang berasal dari Grumbul Panusupan Desa Cingebul Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas yang diikuti oleh 17 orang anggota. “Saya sangat senang dengan acara ini, sebab Festival Mrica untuk meningkatkan penghasilan. Sehingga dengan adanya Festival Mrica insya Allah masyarakat Cingebul bisa memiliki masa depan yang lebih baik.” Ungkap H. Nurudin (46), selaku wakil ketua Grup Terbangan An-Nur. Saat ini, Grup Terbangan An-Nur telah tampil di...

Read More
  • 1
  • 2